Langsung ke konten utama
bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online

“TAARUF FOREVER” (Part 1)

(dikutip dari buku “taaruf forever” M. Shodiq Mustika & Krisnina Rihardini)

Pernah mengalami hang atau crowded saat berbincang dengan lawan jenis??!! Karena apa yang kau sampaikan gak nyampung ke dia; pengennya gini eh di nanggepi kayak gitu.. maksud hati pengen ngebantuin nyelesein masalah eh malah dapat muka masam dan ditinggal pergi… walah gimana yaa??

Sebenarnya, kesulitan-kesulitan tersebut muncul karena laki-laki ama perempuan; pria dan wanita; cowok and cewek punya cara pandang (bingkai persepsi), pola pikir, dan ekspresi yang BEDA.

Udah Beda Sejak

“Pandangan Pertama”

“Anak laki-laki tidaklah seperti anak perempuan.”

(QS Ali Imran [3]:36)

Guys… taaruf atau proses kenal-mengenal antara cewek dan cowok, sudah pasti melalui tahap demi tahap. Tahap-tahap ini memang sengaja dijalanin agar masing-masing bias mengenal kepribadian si lawan jenis in detail. Mustahil dong, sekali liat kita langsung tau watak si doi, cita-citanya, gambaran rumah tangga idamannya, and so on, yang mungkin beda banget ama diri kita.

Namun… jauh sebelum kita tau prbedaan kepribadian antar diri kita dan si doi, sebenarnya antara cewek and cowok itu emang udah beda sejak “pandangan pertama”. Gimana lelaki menatap perempuan ternyata lain ama gimana wanita melirik pria. (yaa jelas beda, yang berbeda, walopun menggunakan indera yang sama ‘mata’).

Beda Cara Ngeliat

Loh??? Emang ada bedanya?? Kan kita semua emang dikaruniai mata yang sama?? Sama-sama mata manusia! Gak ada yang bermata kucing, mata kuda, matabola pingpong…. Atokah maksudnya, mata cewek tu sayu merayu, sedangkan cowok matanya ke ranjang? Eh mata keranjang maksudnya?!

Walah… maksudnya gak gitu, atuh. Antara cewek dan cowok, terdapat perbedaan dalam cara melihat. Begini…

Warna di Mata Cowok-Cewek

Di mata pria, yang menonjol adalah warna-warna dasar, kayak merah, biru, dan hijau. Namun, wanita ngelihat warna dengan lebih rinci; putih tulang, biru laut, biru tua kehijauan, ungu kebiruan, hijau buah apel, de el el.



Jadi, kalo kamu cewek pengen lebih dikenal di mata cowok, terutama pada jumpa pertama, nggak usah bingung. Tenang aja! Kamu bias pakai busana warna dasar (merah, biru, atau hijau) saja atau busana warna dasar yang dipadukan dengan warna netral (putih atau hitam).

Sebaliknya, kalo kamu cowok pengen lebih dikenal di mata cewek, terutama pada jumpa pertama, jangan pakai busana warna netral (putih atau hitam) saja. Kurang berkesan tuh! Manfaatkanlah warna-warna campuran seperti abu-abu, ungu kebiruan, kuning muda, de es be.

Trus, pilihlah warna yang sesuai ama kepribadianmu. Hijau biasanya ngelambangin sifat alami atau sifat konservatif (berpegang teguh pada nilai-nilai yang diyakini), biru nunjukin sifat harmonis atau sifat moderat, sedangkan merah ngisyaratin keterbukaan terhadap berbagai perubahan.

Tatapan Mata Cewek-Cowok

Menurut penelitian Allan & Barbara Pease, dalam bukunya Why Men Don’t Listen And Women Can’t Read Maps (2006: 35-36), jangkauan pandangan mata cewek tuh lebar banget, lebig dari 180 derajat. Karena itu, wanita dapat melihat sekeliling secara sekilas tanpa harus memutar kepala.

Jadi, bila kamu pria, lalu cewek gebetanmu gak pernah secuilpun melayangkan pendangan matanya ke arahmu, jangan ngerasa CR (Cilik Rasa) terus. Belum tentu dia cuek ama kamu. Mungkin aja dia sering “curi-curi pandang”. Ini karena wanita dapat ngelihat sekeliling tanpa harus memutar kepala. Hanya dengan melihat sekilas, cewek udah mampu ngelihat “sasaran”!

But… walo bisa ngelihat sekeliling dengan mudah begitu, pandangan mata cewek tu “kurang tajam”. Pandangan matanya cenderung “buta arah”. Makanya jangan heran deh… kalo hang out ke mall bareng ce es-nya, cewek tuh lebih mudah hafal isi mall. Cumaa… ya itu… hafalnya mah hanya isinya, bukan tata letaknya. Coba kalo diminta ngasih arahan, umpamanya “Di gerai mana kau beli HP-mu ini?” yang ada juga gini jawabannya “Pokoknya deket food court deh.

Kalo kita ngedapetin jawaban kayak gitu dari cewek, yaa maklum aja lah! Kalo emang butuh pergi ke tempat itu, ajak aja si cewek untuk kembali kesitu dan nunjukin lokasinya. Dengan mudah dia dapat menemukan tempat tesebut.

Now… what about men?? Oke… let’s talk about men.

Kalo cowok niy, jangkauan pandangan matanya “sempit” (terfokus) seperti terowongan, sekitar 45 derajat atau kurang. Dengan terfokus kayak gitu, mata cowok brusaha ngelihat “sasaran” secara tajam, termasuk ketika ngelihat cewek, he he he…

Nah, kalo kamu wanita, lalu ada cowok melihat wajahmu tanpa berkedip, jangan ke GR-an terus. Belum tentu dia naksir kamu. Mungkin aja terfokusnya tatapan matanya pada wajahmu itu hanyalah untuk mengenali perbedaan antara dirimu dan cewek-cewek lain. Bila cuma ngelihat sekilas, sulit bagi cowok buat segera ngenali dirimu.

Kalo cuma ngelihat sekilas-sekilas aja, kayaknya semua cewek tuh sama di mata cowok. Makanya, untuk mengenali apakah yang dilihatnya itu benar-benar dirimu atau kuntilanak, kaum pria mungkin perlu memfokuskan pandangannya ketika menatap dirimu. (Penulis buku ini sadis, ya? Masak, cewek semanis kamu dibandingin ama kuntilanak. Hiiii….)

But… kalo kamu cowok, jangan terlalu terfokus ketika menatap cewek, ati-ati! Jangan sampai terjerumus ke dalam “zina mata”. Untuk menghindarinya, berikut ini beberapa saran dari M.Shodiq Mustika & Aisha Chuang, Gaul Gaya Rasul (Jakarta: Qultum Media, 2006) hlm.52-57:

1. Supaya tidak terkagum-kagum kepada daya tarik seksualnya, fokuskan pengamatan kita pada penampilan non-seksualnya apabila kita memandang lawan jenis.

2. setiap kali terpikat pada daya tarik seksualnya, lekas2lah alihkan pandangan ke arah lain sampai gejolak birahimu reda.

3. ketika kau kewalahan meredam nafsu syahwat, segera “alihkan perhatian” ke hal-hal lain yang bersifat non-seksual. Umpamanya: sepakbola, berita politik, dialog bisnis, eksplorasi flora dan fauna, dan sebagainya.

Lirikan matamu…

Hai guys! Ada anekdot, niy, tentang lirikan mata cewek and cowok. But, walo anecdote, ini kenyataan bo’.

Jadi gini nih, kalo cewek mengerling ke seorang cewek alias ngelihat secara curi-curi, ternyata si cewek tuh mudah banget tau and nangkep apa yang dilakukan oleh cowok itu. (Trus, gak sedikit sich cewek yang ngerasa risih akan hal ini). Namun cowok gak ngerasa kalo cara mereka ngeliat tuch ketahuan oleh si cewek. (Waduh… kacian banget tuch cowok… Nggak sadar ulahnya ketahuan.)

Cumaa… kalo cewek ngelakuin hal serupa, dikiiiitt banget cewek yang ketangkep basah. Padahal, menurut survei, cewek tuh mengerling or ngeliat ke cowok lebih sering daripada cowok ngeliat ke cewek. (Waduh… kacian banget tuch cewek… mesti sering2 mengerling supaya lebih dikenal ama si cowok).

Trus, kenapa gak ketangkep basah??? It’s a good question. Because… pandangan cewek emang lebih lebar. Jadi, sangat mudah banget bagi cewek untuk ngeliat gebetannya tanpa harus menggerakkan kepala dan memfokuskan pandangan. (Waaa… mungkin untuk hal ini, kaum cowok mesti ngalah dengan mengatakan “bagoooeeesss” pada cewek, he he he…)

Hmmm… lanjuuuttt. Masih mengenai “lirikan”. Giniy… kita tentu pernah ngalami ato ngeliat kejadian di pertokoan seperti ini. Si cowok nyari-nyari sebatang coklat. Padahal, dia udah berada di depan rak makanan loh, hi hi hi…

Cowok: “Eh… mana coklat yang gue cari. Loe ngeliat, gak?”

Cewek: “Liat… Ada di situ kok! Kan didepan loe udah makanan semua.”

Cowok: “Gak ada… Mana? Loe bo’ong ya?”

Akhirnya, si cewek menghampiri si cowok berdiri di sebelahnya, melangkah satu langkah ke kanan, meraba bagian atas rak, lalu mengambil sebatang coklat yang diinginkan si cowok. Nah… keliatan kan kalo emang “lirikan” cewek lebih efektif.

Si cewek mungkin merasa kesal akan culunnya si cowok seperti itu. But, don’t be afraid. Keadaan ini bias diatasi kok.

Caranya, si cowok percaya pada info dari si cewek bahwa emang “coklat” itu ada di depannya and berusaha mencari. Yakin deh… kalo cowok udah berkutat and gak ketemu-ketemu, cewek dengan sendirinya akan membantu tanpa harus ada percekcokan terlebih dulu.

Trus, si cewek sebaiknya memahami keadaan cowok yang jangkauan pandangannya seperti teropong. Gak usah memancing keributan dengan nyalahin si cowok, “BUAT APA SIH, MATA LOE? Barang di depan mata gak tau, tapi kalo ada cewek cakep lewat di seberang jalan pasti tau…”

Nah, jadi keliatan kan baru mata aja dah banyak banget perbedaan yang timbul. So, hal ini berguna banget kan tuk lebih mengenal lawan-jenis, yah inilah taaruf mata.

(Mau tau letak perbedaan antara cewek and cowok pada alat indera ainnya??? Tunggu aja yang berikutnya…. Atau kalo kamu udah gak sabar pengen tau lanjutannya beli aja bukunya…!)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Shalat Gudang Obat Dari Berbagai Jenis Pnyakit

Shalat ternyata tidak hanya menjadi amalan utama di akhirat nanti, tetapi gerakan-gerakan shalat paling proporsional bagi anatomi tubuh manusia. Bahkan dari sudut medis, shalat adalah gudang obat dari berbagai jenis pnyakit. Allah, Sang Maha Pencipta, tahu persis apa yang sangat dibutuhkan oleh ciptaanNya, khususnya manusia. Semua perintahNya tidak hanya bernilai ketakwaan, tetapi juga mempunyai manfaat besar bagi tubuh manusia itu sendiri. Misalnya, puasa, perintah Allah di rukun Islam ketiga ini sangat diakui manfaatnya oleh para medis dan ilmuwan dunia barat. Mereka pun serta merta ikut berpuasa untuk kesehatan diri dan pasien mereka. Begitu pula dengan shalat. Ibadah shalat merupakan ibadah yang paling tepat untuk metabolisme dan tekstur tubuh manusia. Gerakan-gerakan di dalam shalat pun mempunyai manfaat masing-masing. Misalnya: Takbiratul Ihram: Berdiri tegak, mengangkat kedua tangan sejajar tlinga, lalu melipatnya di depan perut atau dada bagian bawah. Gerakan ini bermanf...

DEFINISI ‘AQIDAH

Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas ‘Aqidah menurut bahasa berasal dari kata al-‘Aqdu yang berarti ikatan, at-Tautsiqu yang berarti kepercayaan atau keyakinan yang kuat, al-Ihkamu artinya mengokohkan/ menetapkan, dan ar-rabthu biquwwah yang berarti mengikat dengan kuat.[1] Sedangkan menurut istilah adalah iman yang teguh dan pasti, yang tidak ada keraguan sedikitpun bagi orang yang meyakininya. Jadi, ‘Aqidah Islamiyah adalah: Keimanan yang teguh dan bersifat pasti kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan segala pelaksanaan kewajiban, bertauhid [2] dan ta’at kepada-Nya, beriman kepada Malaikat-Malaikat-Nya, Rasul-Rasul-Nya, Kitab-Kitab-Nya, hari akhir, taqdir baik dan buruk dan mengimani seluruh apa-apa yang sudah shahih tentang Prinsip-Prinsip Agama (Ushuluddin), perkara-perkara yang ghaib, beriman kepada apa yang menjadi ijma’ (kon-sensus) dari Salafush Shalih, serta seluruh berita-berita qath’i (pasti), baik secara ilmiah maupun secara amaliyah yang telah ditetapkan menurut al-Q...